REVIEW OATMEAL THERAPY CLEANSING OIL CALMIA - BELI DI ALTHEA

by - July 24, 2019

Another mini haul from Althea Korea dua bulan lalu. Kaget juga karena sampai detik ini, cleansing oil-nya kayak enggak habis-habis, bahkan masih sisa separuh. Padahal kalau enggak malas, almost twice a day aku pakai Oatmeal Therapy Cleansing Oil sebagai first cleanser. Dan konon nih, cleansing oil ini banyak yang cocok dan review-nya baik-baik. Masalahnya cuma satu, biasanya yang dibilang bagus dan oke, di kulitku akan terjadi sebaliknya. Maklum, rewel euy. Kombinasi berminyak dan sensitif. Salah produk satu saja, akan membuyarkan perawatan lainnya. So, seperti apa review-nya, langsung simak saja.


Terus terang, selama ini aku lebih sering menggunakan milk cleanser as first cleanser. Kalaupun aku butuh untuk membersihkan wajah setelah heavy make up, biasanya aku milih micellar water, atau minyak zaitun sudah paling cakep. Cuma kan namanya racun ya, banyak yang bilang kalau penggunaan cleansing oil (yang bener-bener dilabeli cleansing oil), biasanya lebih bagus ketimbang milk cleanser. Tingkatannya dari yang B saja ke yang lebih bagus, berurut-urut: milk cleanser, oil, yang terakhir balm. Makanya, enggak heran kalau harganya juga berbeda. 

First of all, milk cleanser sebetulnya cocok-cocok saja di aku. Selain harganya murah, aku juga jarang mendapati varian milk cleanser yang bikin wajah break out. Yang kedua, iya, selama ini aku menggunakan minyak zaitun buat pembersih make up. Tapi kan ini semacam memanfaatkan produk yang ada di rumah. Toh selama ini aku pijet pakai zaitun lebih bisa dihitung dengan jari ketimbang ritual bersih-bersih kulit muka. So, why not dong pakai produk yang ada.

Nah, seperti yang aku bilang di atas, aku teracuni oleh kalian semua tentang penggunaan cleansing oil. Sekalian lah. Lagian komedo putihku cukup banyak. Jangankan sisa-sisa make up, wong yang skincare pun kadang masih ketinggalan kok. Well, may be it's no problem. Tapi, kalian ingat dulu, kulitku itu rewel luar biasa. Aku sampai harus 'puasa' skincare kalau saking lagi malesnya apa-apa enggak mempan di kulit. Puasa di sini bukan berarti enggak pakai skincare sama sekali ya, tapi meminimalisir penggunaan skincare seminim-minimnya. Pol mentok pakai 3: face wash, sunscreen, sama maskeran. Sudah.

Beberapa kali nyobain cleansing oil, aku jarang nemu yang pas. Ada sih, satu cocok dan cepat meredakan bruntusan, tapi sayangnya, habis cuci muka, wajah langsung terasa kayak ketarik! Aku enggak tahu ya karena apa, padahal ini kan berbahan dasar oil yah. Bingung juga kontranya di mana.


Sekarang, yang sedang aku pakai adalah Oatmeal Therapy Cleansing Oil bermerek Calmia yang aku beli di Althea. Produk ini aku pilih just because harganya paling murah di antara yang lainnya. Terus, aku juga suka sama embel-embel oatmeal. Oatmeal kan bagus buat jerawat. Ya walaupun aku pernah nyoba oatmeal aku templokkin langsung ke muka, Suamiku langsung komentar pakai logat banjar, "Yang, kamu pakai masker tempe kah, lain?"

T______T

For me, it's funny yet painful loh. Painful-nya pun jadi double karena, ternyata aku enggak cocok sister! Sudah capek-capek sok DIY bikin pakai oatmeal, dikatain pakai tempe, ending-nya bruntusan. Klop. But i still wanna try skincare made of Oatmeal, because I'm curios. Ini jangan-jangan murni karena kesalahanku dan enggak steril saja alat-alatnya. Siapa tahu ya kan? 

Daripada penasaran, aku beli saja. And taraaa!!! Botolnya gedhe juga cuy. Yang aku suka, packaging-nya cakep. Ada tutupnya, tapi juga ada pump beserta lock-nya. Ini berfungsi banget buat orang ceroboh kayak aku. Sering kan, tiba-tiba ngejatuhin barang karena terburu-buru. Nah, yang gitu gitu aku banget.

Tapi yah, entah kenapa pump-nya kurang nancep gitu, padahal beauty blogger lain pump-nya bagus bagus wae tuh. Coba deh kalian cek di foto-fotoku, kurang pas kan tutup pump-nya?


INGREDIENTS

Mineral Oil, Isopropyl Myristate, Caprylic/Capric Triglyceride, Sorbeth-30 Tetraoleate, Polysorbate 60, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Vitis Vinifera (Grape) Seed Oil, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Macadamia Integrifolia Seed Oil, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Fragrance, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Portulaca Oleracea Extract, Carica Papaya (Papaya) Fruit Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract, Anthemis Nobilis Leaf Extract, Ocimum Basilicum (Basil) Leaf Extract, Houttuynia Cordata Extract, Althaea Officinalis Root Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Centaurea Cyanus Flower Extract, Algin

List ingredients di atas, aku ambil dari website Althea ya. Karena di packaging-nya kebanyakan bahasa korea. Mana ketehe ya kan. T.T

Oh iya, sempet takut karena mineral oil berada di list pertama ingredients, tapi akhirnya aku maksa nyoba. Bukan takut itu ingredients berbahaya sih, tapi masalahnya, kalau lagi jerawatan bahan tersebut memang harus dihindari. Kemudian, begitu produk ini datang, aku langsung pakai malam harinya.


HOW TO USE

Kesan pertama, oh wow, it's so gentle. Aku enggak ngerasa sakit walaupun membersihkan wajah dengan menggosokkannya secara perlahan. Untuk membersihkan make up, aku lebih sering dengan menuangkannya ke media kapas. Sedangkan untuk penggunaan sehari-hari, aku langsung templokkin ke wajah dan memijatnya pelan-pelan. Setelah itu, aku perciki air hangat, then bilas dan ke step cuci muka pakai face wash.

Kenapa kok pakai kapas buat ngebersihin make up? Buat make sure saja semua keangkat. Terutama di bagian mata, seperti eyeliner atau maskara. Pernah sih, aku pakai langsung tanpa kapas, tapi jadinya perih euy. Enggak lagi-lagi.


Aku mulai pakai pas ramadan kemarin. Beberapa hari menjelang lebaran. Nah, pas lebaran itu kan heavy make up terus tuh, aku pikir dengan adanya cleansing oil, itu akan sangat membantu sekali membersihkan wajah.

Seminggu pertama pakai, aku belum ngerasa kulit wajahku berubah membaik. Aku tunggu sampai minggu berikutnya, dan berikutnya lagi. Masih juga B saja ternyata. Lalu aku ganti cara, aku pakai kapas untuk mengaplikasikannya, karena zuzur nih, beruntusan kecil-kecil di jidat makin jadi. Takut juga gara-gara cleansing oil ini. The main thing is, I still deny kalau bruntusan bukan karena Calmia. Eman banget, sisanya masih buanyak mau dihibahin sama siapa? Mama juga mana tahu sama produk kayak gini. Suami? Apa lagi. Wong inget cuci muka sudah paling bagus.


Buat meyakinkan, coba deh perhatikan kondisi kulitku. Di kamera enggak begitu jelas sih, ya maklum kameranya enggak makro. Tapi kalau kalian deketan, akan kentara sekali teksturnya. Tiap pagi sampai aku usap-usap terus, berharap dalam semalam bisa hilang. T.T

Karena itulah, aku pakai cleansing oil ini bukan buat penggunaan tiap hari. Aku menggunakannya ketika lagi make up saja, terutama pas lagi pakai foundation. Anyway, aku enggak tiap hari pakai foundation kok. Tiap hari cuma pakai suncreen dan bedak tabur, it's more than enough.


Dari sepanjang itu aku bercerita, kayaknya benang merah berada pada 'mungkin aku enggak begitu cocok sama oatmeal kali ya'. Karena sudah dua kali nyoba, dan enggak yang bikin lebih baik juga.  Terus azas praduga tidak bersalah kedua terletak pada kandungan mineral oil, yang mana sudah aku sebutkan di atas, kalau memang tidak diperuntukkan buat yang jerawatan.

But, ingat satu hal, belum cocok di aku, siapa tahu cocok di kamu. Dan sekali lagi aku juga masih denial sih ini, kenapa yang se-gentle ini di kulitku ternyata biasa saja? Pengen nangis juga ini rasanya.  Haha.

You May Also Like

2 komentar

  1. Aku pake ini juga Mbaa, cuma nggam tiap hari. Karena nggak makeupan tiap hari juga. Apa mungkin kandungan oatmeal bikin kulit Mba Yosa jadi terlalu moist?

    ReplyDelete