MOM(my)

by - January 04, 2017


#komikibu 

akan berisi tentang segala macam keluh kesah, keseharian, curcol sampai angan-angan yang saya tuangkan lewat gambar.
Saya menggunakan media manual: buku gambar, pensil, drawing pen, dan pewarna yang digunakan sesuai mood.
Gambarnya masih acak-acak, maklum saya udah lama ngga gambar. Apalagi sambil momong anak, ngajarin bikin bentuk, pola dan mengenal lewat visual. Mewarnainya pun kadang dipilihin sama anak. Antara mau "duh ya udah deh" dan "makasih Alya" tapi lebih banyak ngomelnya kalo saya mah. (Lho curhat...)
Oiya, komik malas-malasan ini saya upload juga di instagram. Kalo berkenan ya hore, kalo ngga ya awas. LOL.
Bedanya di blog ini saya bakal jelasin maksud gambarnya. Soalnya selain gambarnya abstrak, orang kadang salah pengertian sih, sensitif kayak mantan. EH.
Baiklah, #komikibu pertama saya ini berjudul MOM(my)
Judulnya ngaco ya? Biar!
Ini mutlak dari saya pribadi, eh di-iya-in seluruh Ibu se-pasar klithikan. Rupanya yang bernasib sama banyak juga. Kami para Ibu betapa menyerukan membutuhkan 'me time' yang kadang malah jadi boomerang buat kami sendiri. 
Me time seorang Ibu ngga harus ke salon. Saya lebih sering main games, membalas beberapa pesan, nonton film, atau baca buku. Tapi bersamaan dengan itu, pekerjaan rumah yang aduhai malah ngga kelar. 
Motto kami, jika pekerjaan rumah belum selesai:
ber me time me time dahulu, bersakit-sakit kemudian. 

You May Also Like

0 komentar

INSTAGRAM