BE READY FOR 2019

by - December 07, 2018

Gile, 2018 sudah mau habis saja ya. Untungnya, resolusi 2018 kemarin gampang dicapai dengan mudah. Eh bentar, tepuk tangannya mana, sepi bener.

Aku ngomong gini karena beneran sekarang sudah nemu pola biar apa yang kita inginkan tercapai dengan mudah. Nah, bagaimana caranya? Gampang kok. Begini, setelah aku pelajari dari yang sudah-sudah, kenapa beberapa kali target aku enggak bisa tercapai, itu ternyata karena terlalu muluk-muluk. Istilahnya, kemampuanku itu baru seupil tapi pengennya menggapai langit. Ya kan halu! Ini nih yang harus segera dibenahi.


Kita enggak harus selalu bermimpi tinggi, yang kita butuhkan justru realistis sama kehidupan. Aku enggak segan menurunkan ekspektasiku. Yang tadinya selalu bilang pengen ngejar impian S2 keluar negeri, kini aku lebih legowo, hanya terbatas: bisa ikut workshop skenario di negeri sendiri. Dan nyatanya, di negeri sendiri saja lumayan susah loh, apalagi yang luar negeri. Di sini lalu pelan-pelan sadar, kalau yang aku butuhkan justru konsistensi dulu alias mengembangkan yang sudah ada.

Selain itu aku juga punya resolusi lain yang enggak kalah urgent. Hubungannya sama kesehatan sendiri dan keluarga juga sih. Nah, daripada kelamaan, aku klasifikasikan menjadi 5 tujuan ya. Mau tahu apa saja, ini dia:

1. KEUANGAN YANG STABIL

Aku taruh jadi yang pertama. Karena akar dari semua masalah rumah tangga berawal dari keadaan ekonomi hahaha, setidaknya ini bagi kami sih. Enggak perlu jaim toh itu kenyataannya. Giliran lagi banyak duit, rasanya bahagia itu apa-apa terpenuhi. Tapi begitu duit menipis, woooh hawa rumah serasa panas dingin. 

Aku aminkan terus kalau kerjaan datang silih berganti. Namun, kerjaan selalu ada bukan berarti cashflow bulanan ikutan stabil. Jadi freelancer kalau enggak teges ya mampus. Fee yang ditransfer seringnya pakai termin, molor pula! Ini nih yang kudu aku siasatin ke depannya. 

Beberapa bulan lalu aku dan suami kompak bolong long! Enggak ada penghasilan masuk selama 3 bulan. Padahal kebutuhan bulanan jalan terus. Ya bayar sekolah, ya bayar listrik, internet, air, makan, pergi-pergi, waduh, memangnya ada ya yang enggak perlu mbayar-mbayar gitu? 

Selama 2 bulan itulah kami ngabisin beberapa duit sisa dan tabungan. Miris loh, karena tabungan itu aku rencanain buat pendidikan dan beli rumah sendiri. Tapi ya gimana lagi ya kan, sudah enggak ada solusi pasti lagi.

Maka dari itu, 2019 do'anya semoga keuangan kami stabil terus, pemasukan lancar kalau bisa pasti tiap tanggal berapa gitu biar enak ngitungnya. Jangan terus yang bulan ini dapat jackpot, terus beberapa bulan ke depan kosong melompong. Dipikir masih bujang apa, enggak ada tanggungan.

Do'anya kudu spesifik lagi nih, kerjaan jalan terus, duit juga lancar enggak ada hambatan. Ketik Amin, please biar masuk surga hehe.

2. BIKIN FILM INDEPENDENT HASIL PEMIKIRAN SENDIRI

List kedua naikin grid dikit dan ini ada hubungannya sama passion. Sudah aku sadari sejak lama kalau aku adalah makhluk industri, bikinnya on demand melulu, pokoknya asal ada fee langsung yes. Buat sebagian orang, mungkin hal ini biasa saja, toh sudah berumahtangga. Passion nomor kesekian lah, jangan nanti ngorbanin anak hanya karena terlalu angkuh ngejar passion. 

Karena Alya sekarang sudah besar dan lumayan bisa aku tinggal kerja lama, aku pun seakan punya kesempatan baru yang enggak boleh disia-siakan. Mumpung ada beberapa temen yang antusias buat turut andil dan mendukung aku menelurkan karya, kenapa enggak ya kan? 

Di ruang lingkupku, aku termasuk orang yang enggak bisa bebas membuat sebuah karya. Iya, karya dinilai dari seberapa beraninya aku bereksperimen lalu mengikutkan karya tersebut ke berbagai festival. Untuk menghasilkan sebuah karya, tentunya butuh efford yang besar. Tantangan juga nih, mengingat aku juga banyak butuhnya. 

Lah terus seberapa pentingnya sih sebuah karya? Ya sekali lagi biar kita diakui. Orang bakalan tahu style kita kayak gimana, usaha kita sampai mana, dan seberapa tinggi minat kita di dunia film. Kan katanya pengen nulis skenario lalu pengen ngejar ke film layar lebar, masa' nulis gini gini saja. Film yang nantinya aku buat, aku awali dengan film pendek dulu. Durasinya paling banyak 15 menit. Sudah enggak usah banyak-banyak, yang penting dilakoni dulu, karena aku percaya: sekali aku berhasil bikin satu karya sendiri, aku yakin nantinya akan tumbuh karya lain lagi dan lain lagi. Karena membuat karya itu bikin kita ketagihan.

So, tunggu film ku yang terbaru ya. 

3. HEALTY LIFE

Perlu aku akui, beberapa minggu ini aku bolong-bolong olahraganya. Sibuk ya biasa saja, banyak kerjaan ya aslinya masih bisa ditolerir, cuma malesnya nih loh yang kadang enggak ketulungan. Kalau senam mah sudah rutin dijadwal, tapi gerakan simple tiap hari? Beuuughh... malasnya!

Maka 2019 adalah sebuah waktu dimana aku harus bisa membuktikan bahwa perutku akan rata. Hahaha. Biar deh sekalian, daripada enggak ada target olahraga sama sekali nanti jatuhnya males-malesan gini. 

Terus berhubung tujuannya adalah kesehatan, kami juga akan rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap harinya. Menu masakan akan aku perbaiki demi kesehatan jangka panjang. Ohiya, aku juga kudu rutin memeriksakan gigi, baik itu aku sendiri, alya, dan juga suami. Karena ternyata gigi penting juga loh, apalagi Alya yang masih gigi susu. Selagi dini, kudu dijaga biar meminimalisir gigi rusak.

So yeah, mari kita buktikan saja ya.

4.  BANYAK BACA BUKU

Rak buku yang ada di rumahku memang sudah penuh sejak dulu. Bukan aku rutin penuhi tiap tahun, yang ada sekarang malah jarang beli-beli buku. Paling banter beli bukunya Alya. Lumayan sih, Alya jadi seneng baca cerita.

Sebenernya, aku pun juga pengen beli buku buat aku baca sendiri. Seperti fiksi, jurnal ilmiah, sampai ilmu parenting. Mengoleksi buku bagiku cukup membangkitkan semangat dan mengukur seberapa besar wawasan kita terhadap dunia. Seneng sih ngelihat tumpukan buku yang rapi maupun messy. Seksi gitu bentuknya. Hahaha.


5.  MORE TRAVELLING

Percaya atau tidak, travelling kami sekeluarga sebatas lintas provinsi. Paling banter ya mudik ke Kalimantan, selebihnya haloooo uangnya dari manaaa. Ini lagi nabung lagi nih, moga-moga bisa terlaksana tahun depan. Jangan sampai nanti malah duit kepakai lagi gara-gara keuangan enggak stabil. Sedih kan!

Kami pengen buanget nget bisa jalan-jalan ke luar pulau atau luar negeri sekalian. Sudah nyiapin itinerary, siapin tenaga, dan sounding Alya pelan-pelan. Aduuuh sampai deg-deg-an gini, takut kalau terlalu tinggi ngimpinya haha. Ya sudah deh, yang penting tahun depan, aku kudu menyisakan waktu, tenaga, dan uang buat jalan-jalan. Umur sudah kepala tiga masa' jalan di tempat saja?

***
Dari kelima list tadi, aku harap semua dilancarkan. Yang mana yang duluan, ya yang nomor satu sesuai urutan. Wah gila kalau keuangan enggak lancar lagi, bisa pusing aku mikirin kebutuhan yang makin banyak. Nah, kalau yang nomor satu sudah cas cis cus lancar jaya, aku yakin pelan-pelan bisa ke target selanjutnya dengan mudah kok.

Aku percaya kalau kita berusaha kita akan menuai hasil walaupun harus dilalui dengan pelan-pelan. Enggak semua orang dapat kesempatan yang sama besarnya, tapi semua orang berhak buat mendapatkan apa yang ia inginkan dengan caranya masing-masing. 

Duh dek, malah jadi panjang gini. Sudah ya, sekarang giliran kalian share di kolom komen, apa sih resolusi kalian di tahun 2019? Kasih tahu dong!

#BloggerPerempuan
#BPN30dayChallenge2018
#day 17

You May Also Like

0 komentar